skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Apa Saja Tanda Penyakit Tuberkulosis?

Apa Saja Tanda Penyakit Tuberkulosis?

Tuberkulosis atau tuberculosis adalah infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang dan merusak jaringan tubuh manusia. Bakteri tersebut dapat ditularkan melalui saluran udara. Tuberkulosis biasanya menyerang paru-paru, namun bisa juga menyebar ke tulang, kelenjar getah bening, sistem saraf pusat, jantung, dan organ lainnya.

Jenis tuberkulosis yang diderita oleh pasien sering kali merupakan infeksi Tuberkulosis laten, di mana terdapat bakteri Tuberkulosis yang “tertidur” atau belum aktif secara klinis. Bakteri Tuberkulosis akan aktif dan mulai menunjukkan gejala setelah periode waktu tertentu, beberapa minggu bahkan beberapa tahun, tergantung kondisi kesehatan dan daya tahan pasien.

Jika pasien memiliki sistem kekebalan tubuh yang melemah (misalnya pada penderita HIV, kanker, atau pasien yang menjalani kemoterapi), maka Tuberkulosis akan berkembang lebih cepat.

Tanda-Tanda Seseorang Yang Terkena Penyakit Tuberkuosis

Apabila seseorang terkena tuberkulosis, akan terjadi tanda-tanda berikut ini, diantaranya:

  1. Nafsu Makan Menurun Bahkan Menghilang

Bakteri yang telah masuk di dalam darah penderita Tuberkulosis membuat otak mengirimkan sinyal pada tubuh untuk tidak mau dimasuki oleh berbagai jenis makanan. Ketika makan atau minum pun biasanya para penderita Tuberkulosis akan mual dan muntah jadi sama saja tidak ada makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Keadaan ini jika dibiarkan akan menjadi masalah yang serius karena bagaimanapun juga tubuh membutuhkan asupan gizi dan nutrisi supaya nafsu makan bisa kembali dan tubuh bisa menyerang bakteri penyebab penyakit Tuberkulosis ini.

  1. Batuk dengan Dahak Banyak

Gejala ini yang paling banyak muncul pada kasus penyakit Tuberkulosis dimana penderitanya biasanya akan mengalami batuk kira-kira lebih dari tiga minggu disertai dengan dahak yang cukup banyak. Hal ini terutama akan dialami oleh para penderita Tuberkulosis paru-paru yang juga akan menganggu sistem pernafasan seperti asma.

Penularan juga bisa terjadi pada kasus yang satu ini yaitu disaat penderita batuk, bakteri penyebab Tuberkulosis juga akan ikut keluar dengan dahak, lendir dan air liur sehingga sangat penting bagi para penderita Tuberkulosis untuk menjaga diri supaya tidak menularkan pada orang lain.

Obat batuk berdahak biasa tidak akan bisa menghilangkan gejala ini sehingga hanya obat dari resep dokter lah yang bisa menghilangkan gejala ini.

  1. Kejang-kejang

Gejala lain yang mungkin akan dialami oleh para penderita Tuberkulosis adalah kejang-kejang seperti halnya orang yang mengidap penyakit epilepsy. Kejang-kejang ini ditimbulkan karena bakteri penyebab penyakit Tuberkulosis ini juga menyerang sistem saraf sehingga menyebabkan kejang-kejang.

Untuk menanggulanginya ketika terjadi kejang memang lebih baik dilakukan oleh tim medis karena bisa jadi kejang ini juga menunjukkan keadaan lain yang tidak baik di dalam tubuh. jadi ketika anda mengetahui kerabat anda mengalami kejang jangan sungkan untuk segera membawanya atau memanggil tim medis supaya bisa mendapatkan pengobatan yang lebih intensif nantinya.

  1. Dada Nyeri Saat Bernafas

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa salah satu ciri dari adanya penyakit Tuberkulosis adalah rasa sakit dan sesak di dalam dada. Tuberkulosis pada paru-paru ini akan menimbulkan rasa sakit terutama ketika bernafas.

Tentunya keadaan ini menjadikan para penderitanya menjadi sangat tersiksa dan terganggu aktivitasnya. Dada nyeri ini diakibatkan oleh paru-paru yang sudah terserang virus dan bakteri sehingga saat mengambil nafas dada terasa nyeri. Nyeri dada ini juga sering dialami oleh penderita bronkitis.

  1. Keringat Berlebihan di Malam Hari

Demam tinggi serta menggigil ternyata bukan itu saja yang akan dirasakan oleh para penderita penyakit Tuberkulosis namun juga akan disertai dengan munculnya keringat dingin pada malam hari.

Intensitas munculnya keringat ini cukup banyak hingga bisa membuat tubuh menjadi basah kuyup, namun dalam hal ini jangan menggunakan kipas untuk meredakan keringat yang muncul karena dengan menggunakan kipas akan bisa memicu penularan bakteri penyebab Tuberkulosis ke udara. Akibatnya orang di sekitar akan tertular dengan penyakit Tuberkulosis.

  1. Demam dan Menggigil

Setelah mengalami batuk yang cukup parah dan tidak kunjung sembuh, para penderita penyakit Tuberkulosis juga akan mengalami demam tinggi disertai dengan rasa menggigil yang sangat parah. Hal ini tentu saja akan membuat para penderitanya menjadi lebih tersiksa lagi.

Jika sudah pada tahap ini sebaiknya para penderita segera lakukan pemeriksaan jika harus malah diajurkan untuk rawat inap di rumah sakit supaya bisa mendapatkan perawatan lebih intensif dari tim medis.

  1. Lelah dan Lemah

Karena berbagai hal yang akan dirasakan oleh para penderita Tuberkulosis, maka hal lain yang akan dialami adalah rasa lelah dan lemah. Rasa lelah dan lemah ini mungkin akan membuat para penderitanya menjadi hilang harapan pada kesembuhannya.

Oleh karena itu sangat penting bagi para penderita untuk memiliki orang-orang yang terus mendukungnya untuk bisa melawan penyakit Tuberkulosis ini. Ingat bahwa Tuberkulosis dapat disembuhkan sehingga otomatis akan bisa menjadi semangat tersendiri bagi para penderitanya.

  1. Urin yang Berwarna Merah atau Keruh

Selain gejala yang sudah disebutkan di atas, gejala lain yang akan dirasakan oleh para penderita adalah keluarnya urin yang bewarna merah akibat adanya darah di dalam urin atau urin yang berwarna keruh.

Hal ini berarti menandakan bahwa sistem organ ginjal juga sudah terkena masalah entah itu akibat penyakit Tuberkulosis itu sendiri atau penyakit Tuberkulosis memperparah penyakit ginjal yang sudah diderita oleh para penderitanya itu sendiri. Urin yang bercampur darah juga bisa menyebabkan rasa sakit yang cukup luar biasa dan menyiksa para penderitanya.

 

Apa Itu Pulmohealer?

Pulmohealer adalah produk dari PT. Autoimuncare Indonesia ( PT. AICI ) yang khusus mengatasi berbagai penyakit paru-paru. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama 15 tahun membuat Pulmohealer banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

Pulmohealer bereaksi cepat, dijamin aman, dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya bagi Tubuh Anda.